Penyakit Hipertensi atau Darah Tinggi

Berbagi informasi penyakit hipertensi, berikut adalah hal yang perlu anda ketahui tentang hipertensi atau dalam bahasa indonesia penyakit darah tinggi. hipertensi (berasal dari kata hiper dan tensi) merupakan satu kondisi tekanan darah jauh melebihi batas normal, Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit  lanjutan antara lain serangan jantung, stroke, gagal jantung kongestif dan penyakit ginjal. Darah tinggi juga merupakan salah satu penyakit salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematiaan pada banyak negara.

Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg sedangkan seseorang dapat dikatakan hipertensi / darah tinggi bila tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg. Seperti diketahui jantung bekerja memompa darah keseluruh tubuh dengan cara mengembang dan mengempis seperti layaknya pompa balon, Oleh karena itu dalam pengukuran tekanan darah selalu didapatkan dua angka seperti 120/80 mmHg, angka pertama (120) menandakan tekanan darah saat jantung berkontraksi atau sistolik (mengempis), dan angka kedua (80) merupakan tekanan darah pada saat jantung berelaksasi atau diastolik (mengembang).
Lalu mengapa tekanan darah bisa meninggi atau naik melebihi batas normal? ada beberapa faktor yang menyebabkan tekanan darah seseorang meningkat.

Beberapa faktor yang menyebabkan tekanan darah meningkat adalah:Jantung memompa darah lebih kuat.
Perubahan fungsi ginjal, Ginjal memiliki banyak sekali fungsi dan pengaruh terhadap tubuh. Fungsi ginjal sebagai filter dan pengaturan keseimbangan cairan tubuh dapat mempengaruhi tekanan darah.
Penyempitan pembuluh darah atau berkurangnya kemampuan arteri untuk mengembang, ketika jantung memompa darah melalui arteri yang menyempit tentunya akan meningkatkan tekanan darah, hal ini sama terjadi jika selang air ditutup, maka air yang keluar juga akan semakin deras.

Macam-macam penyakit darah tinggi atau Hipertensi, Penyakit darah tinggi biasanya digolongkan menjadi dua macam yaitu
  • Hipertensi Primer, Yaitu penyakit hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya, Hipertensi primer mencapai 95% dari seluruh penyakit hipertensi
  • Hipertensi Sekunder, Yaitu penyakit hipertensi yang diketahui penyebabnya, Prosentase penderita hipertensi sekunder hanya sekitar 5% dari seluruh penderita hipertensi.
Gejala Penyakit Hipertensi atau darah tinggi
Penyakit darah tinggi biasanya tidak memiliki gejala, bahkan lebih dari 30% orang menderita darah tinggi tidak menyadari bahwa mereka menderita darah tinggi karena hal inilah maka hipertensi sering kali disebut sebagai silent killer. Namun pada beberapa orang, gejala darah tinggi yang biasanya dirasakan adalah:
  • Pusing, sakit kepala
  • Sesak nafas
  • Mual
  • Kelelahan
  • Pandangan Kabur
Mendiagnosa Darah Tinggi
Diagnosa utama untuk mengetahui apakah seseorang menderita darah tinggi adalah pengukuran tekanan darah atau tensi. Untuk mendeteski lebih awal penyakit darah tinggi disarankan setiap orang memeriksakan tekanan darahnya minimal dua kali setahun. Pemeriksaan berkala tekanan darah ini dimaksudkan untuk mendeteksi secara dini penyakit hipertensi yang mungkin diderita. Alat yang biasa digunakan untuk memeriksa tekanan darah adalah sphygmomanometer.
Pengobatan dan Manajemen Darah Tinggi
Telah dikenal banyak sekali jenis dan macam obat untuk mengendalikan penyakit hipertensi, meskipun terkadang penyakit hipertensi merupakan penyakit yang akut sehingga pengobatannya juga dalam waktu lama, beberapa obat yang digunakan untuk penyakit hipertensi adalah lisinopril, captropil, amlodiphine, dan lain-lain. Tipe obat yang biasanya digunakan pada pengobatan hipertensi adalah diuretik (menurunkan volume ektraseluler dan plasma darah dengan menghambat reabsorpsi air dan Na+), beta bloker (menghambar reseptor β-1 adrenergik),ca antagonist (Calcium entry blocker), vasodilator (relaksasi otot polos sehingga tahanan perifer menurun), Angiotensin II reseptor blocker (menghambat/menduduki reseptor angiotensin II di pembuluh darah), dan ACE inhibitor (menghambat ACE pada Renin Angiotensin System (RAS).  Pada pengobatan penyakit hipertensi bisa saja beberapa golongan obat tersebut digabungkan seperti terlihat pada menajemen dan pengobatan hipertensi. sebagaian macam obat tersebut dapat kamu lihat pada postingan  obat jantung dan obat stroke. untuk membantu anda memahami cara perawatan dan pengobatan hipertensi.
Gambar Pengobatan Darah Tinggi
Yang perlu anda ketahui adalah pengobatan hipertensi merupakan pengobatan jangka panjang, selain membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi juga dapat memberikan efek pada ginjal karena konsumsi obat jangka panjang akan membuat ginjal bekerja lebih keras. oleh karena itu bila anda mengalami hipertensi anda perlu memilih obat yang tepat dan juga melakukan terapi non obat dengan melakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda.

Posted by: Polobye Sidauruk
Berbagi Informasi Updated at: 10.27

0 komentar:

Posting Komentar