Informasi tentang Teh

Teh atau dalam bahasa latinnya Camelia sinensis sebagai bahan minuman, dibuat dari pucuk muda yang telah mengalami proses pengolahan tertentu. Manfaat yang dihasilkan dari minuman teh adalah memberikan rasa segar, dapat memulihkan kesehatan badan, dan terbukti tidak menimbulkan dampak negatif. Khasiat yang dimiliki oleh minuman teh berasal dari kandungan bahan kimia yang terdapat dalam daun teh.

Penggolongan Teh
Pada umunya teh-teh dapat dikelompokkan dalam tiga golongan:
a.    teh yang difermentasikan atau teh hitam (fermented)
b.    tidak difermentasikan atau teh hijau dan
c.    setengan difermentasikan atau oolong (semi fermented)
Teh datang dari tanaman yang hampir sama di semua negara. Perbedaan antara jenis teh tersebut dikarenakan perbedaan cara produksi dan iklim lokal, tanah dan kondisi pengolahan. Ada kira-kira 1500 tanaman teh yang berbeda dan kira-kira 2000 campuran yang mungkin. Karakteristik dari limun teh adalah minuman ini mempunyai rasa manis keasam-asaman yang menyegarkan, mengandung kadar gula 15%, teh 1%, sari:1,09 gram dalam 100 ml larutan, gula sukrosa 6,10%, asam asetat 0,025 gram tiap 100 ml, alkohol 1,41%, tidak mengandung aseton, piridin, ataupun logam berbahaya seperti Pb, Ag, Zn, serta sudah mengandung alkohol 1%. Limun teh yang mempunyai rasa asam tinggi cenderung tidak disukai dan dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan.

Mikroba yang berperan dalam pembuatan limun teh adalah khamir (Saccharomyces cereviceae) dan bakteri (Acetobacter xylinum). Namun masih ada mikroba jenis lain yang ikut mengambil bagian dalam proses fermentasi. Mikroba tersebut adalah Saccharomyces sp, Teradopsis famata, Pichia membranaefaciens, Candida obtise, Candida guilliermondii, dan Klockera apiculate.

Inokulum limun  teh dapat berupa cairan atau lapisan nata (cendawan). Aktivitas cendawan sangat dipengaruhi oleh suhu ruangan. Pada keadaan suhu ruangan yang cukup tinggi, waktu fermentasi 4-5 hari sudah diperoleh limun teh yang sangat asam. Saccharomyces ludwigii termasuk suku Nadsoniae, sub family Saccharomyces dan family Endomycetaceae. Acetobacter xylinum termasuk genus Acetobacter, family Psedomonadaceae, sub ordo Pseudomonadineae dan ordo Pseodomonadales. Acetobacter xylinum bersifat gram negatif, aerob, berbentuk batang dan mempunyai flagella polar atau peritrik. Bakteri ini mampu menggunakan etanol sebagai substratnya.

Posted by: Polobye Sidauruk
Berbagi Informasi Updated at: 13.01

0 komentar:

Posting Komentar